Bukan Cuma Hafalan, Pancasila Itu Hidup di Sawah dan Ladang Kita!

Bukan Cuma Hafalan, Pancasila Itu Hidup di Sawah dan Ladang Kita!

Setiap tanggal 1 Juni, kita selalu diingatkan pada momen krusial tahun 1945 saat Bung Karno pertama kali menyampaikan gagasan tentang dasar negara kita, Pancasila. Di tahun 2026 ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Makna mendalam di balik tema ini mengajak kita untuk menyadari bahwa di tengah ego dan perbedaan, Pancasila adalah jangkar yang menyatukan tekad kita sebagai satu bangsa, sekaligus modal sosial untuk menciptakan harmoni global. Fondasi persatuan ini tidak muluk-muluk, ia harus dimulai dari pemenuhan hak paling dasar seluruh rakyat, termasuk keadilan sosial dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan kita.

Namun, kalau kita bicara soal keadilan sosial hari ini, tantangan nyata justru sedang dihadapi oleh para pahlawan pangan kita di sektor pertanian. Mulai dari perubahan iklim yang bikin cuaca makin tidak menentu, alih fungsi lahan subur yang terus terjadi, hingga regenerasi petani yang melambat karena anak muda mulai enggan turun ke sawah. Menghidupkan Pancasila di era modern ini berarti kita tidak boleh menutup mata terhadap kesejahteraan para petani yang telah berjuang memastikan piring kita tetap terisi.

Harapan ke depan, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini bisa menjadi momentum kebangkitan pertanian Indonesia. Kita ingin melihat pertanian kita maju lewat sentuhan teknologi modern yang ramah lingkungan, sekaligus didukung oleh kebijakan yang benar-benar memihak dan menyejahterakan petani lokal. Ketika perut bangsa ini kenyang dari hasil tanahnya sendiri dan petaninya hidup sejahtera, di situlah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia benar-benar menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *